August 9th, 2015

Nigeria Rayakan Satu Tahun Bebas Polio

by Deddy Rahadhian

Image title


Jakarta - Nigeria merayakan pencapaian tidak ada kasus polio baru dalam kurun waktu satu tahun terakhir. Pencapaian ini bisa disebut sebagai prestasi yang gemilang mengingat Nigeria merupakan negara endemis polio.

Berdasarkan laporan otoritas kesehatan setempat, kasus polio terakhir terjadi pada 24 Juli 2014. Jika pada beberapa minggu ke depan WHO berhasil memastikan bahwa sampel yang diambil negatif, Nigeria dapat dinyatakan sebagai negara bebas polio.

"Ini prestasi yang luar biasa. Pencapaian ini menunjukkan keseriusan pemerintah untuk melakukan pemberantasan polio," tutur Carol Pandak, direktur Rotary International Polio Program, dikutip dari Reuters, Jumat (24/7/2015).

Pemberantasan polio di Nigeria bukan tanpa hambatan. Negara ini pernah melarang peredaran vaksin pada tahun 2003. Pelarangan ini dilakukan karena adanya asumsi bahwa vaksin yang diimpor dari Amerika Serikat bertujuan untuk menyebarkan HIV di kalangan anak-anak Nigeria.

Pelarangan ini dicabut pada tahun 2009 setelah banyaknya anak-anak yang cacat karena polio. Namun beberapa saat setelah itu, organisasi teroris Boko Haram mulai melancarkan serangannya ke wilayah Nigeria.

Hal ini membuat persentase vaksinasi di negara tersebut menurun drastis. Pada tahun 2012 diperkirakan setengah dari kasus polio dunia berasal dari Nigeria. Meski begitu, pemerintah dan para pihak terkait lainnya tak patah arang.

Oyawale Tomori, Kepala Komite Eradikasi Polio Nigeria mengatakan bahwa pembuatan klinik untuk koordinasi vaksin merupakan satu langkah maju. Klinik ini memungkinkan daerah-daerah terpencil mendapat suplai vaksin polio untuk anak-anak.

Cara lainnya adalah mendekati para tokoh agama dan tokoh adat soal manfaat vaksinasi polio. Dengan melakukan pendekatan ini, warga masyarakat tidak perlu lagi disuruh atau diperintah untuk vaksinasi, namun datang ke pusat pelayanan kesehatan atas kemauan mereka sendiri.

"Kami sudah ada di jalan yang benar. Kami senang dengan prestasi ini namun kami akan terus berbenah," ungkapnya.

Polio ditargetkan WHO menjadi penyakit kedua yang harus dimusnahkan setelah cacar (smallpox). Setelah Nigeria, masih ada Somalia, Afghanistan dan Pakistan yang menjadi negara endemis polio lainnya.


Sumber : news.detik.com

Comments (0)