October 21st, 2015

Lima Tips dalam Mengorganisir Feedback dari Produk Komunitas

by Bagus Subekti

Image title

Banyak hal yang harus dipenuhi dalam menciptakan sebuah komunitas. Alexandra Dao dalam pengalamannya sebagai co-founder Vimeo membagi pengalamannya bagaimana untuk bisa mengorganisir dengan dengan baik feedback produk dari komunitas kita. Alex Dao mengawali komunitasnya dengan anggota sejumlah 50, dan dalam beberapa periode berkembang menjadi 10 tim.

Berikut ini merupakan tips Dao bagi komunitas dalam mengorganisir feedback produk dari suatu komunitas :


1. Mulailah dengan hal yang kecil

Saat-saat awal merupakan moment terbaik untuk menjalin keakraban dengan anggota komunitas serta membangun kerja sama. Alex Dao menjelaskan bahwa ketika Vimeo memulai hari-hari awalnya, semua anggota terlibat dalam kegiatan apapun, termasuk feedback dari para pengguna, yang semakin membuat eratnya hubungan para anggota. Hal tersebut bisa membuat para anggota merasa terlibat dan dianggap dalam kegiatan komunitas dan mereka telah melakukan hal yang benar-benar diinginkan oleh para pengguna.


2. Bertukar fikiran dengan orang-orang di luar sana

Alex Dao sebagai bagian penting dalam Vimeo, selalu bertukar fikiran dengan orang lain yang sekiranya memiliki gagasan dan juga ide-ide baru dalam mengembangkan feedback produk komunitasnya.

Bersama Tracey Churray dari Foursquare, Roxanne Schwartz dari Behance, dan Nathan Gould dari BAM, saling mempelajari perusahaan masing-masing dan berbagi praktik-praktik terbaik dalam berkomunitas. Tidak dipungkiri lagi bahwa untuk bisa memperoleh pengetahuan baru dan keterampilan lain adalah dengan hidup di tengah masyarakat. Hal ini sangat penting untuk menambah pengalamanmu dalam mengukur skala produkmu. Mulailah dengan bertanya, siapa tahu solusi yang berbeda akan kalian dapatkan.
Image title

3. Beri waktu untuk orang-orang bisa menikmati komunitasnya

Berikan waktu untuk orang-orang kembali ke komunitasnya. Di Vimeo, hal ini dapat semakin mempererat engagement orang-orang terhadap produk yang ditawarkan oleh Vimeo. Membiarkan mereka menikmati komunitas mereka, memberi komentar di video, membuat video mereka sendiri, lama-kelamaan hal ini akan membuat orang-orang tersebut semakin lekat terhadap Vimeo, yang mana akan bisa semakin mempererat hubungan tim produksi dengan produk dan komunitasnya.

Dampak positif langsung dirasakan Vimeo ketika lebih dari 60% tim komunitas mereka mulai untuk menjadi anggota aktif Vimeo.


4. Tanyakan pada tim produksi apa yang mereka inginkan

Alex menyarankan bahwa jika kalian masih ragu harus memulai dari mana menciptakan suatu produk, tanyakan tim produksi, informasi seperti apa yang mereka inginkan. Setelah ditanya seperti itu, kemungkinan besar mereka akan memilih kombinasi informasi yang quantitative maupun qualitative.


5. Pastikan anggota tim selalu dalam page yang sama

Kesadaran untuk saling up to date satu sama lain memang sudah disadari oleh anggota komunitas. Kebutuhan untuk saling bertukar informasi dan mengikuti trend produk yang selalu berganti setiap saat, membuat weekly meeting dan chat group sangat essential bagi anggota suatu komunitas.

Di Vimeo, mereka memiliki specialist dalam tiap tim untuk memastikan bahwa tiap anggota benar-benar menyadari akan trend terbaru dalam feedback komunitas yang biasa dilaksanakan satu atau dua kali dalam setahun.

Comments (0)