February 23rd, 2016

Antusiasme Warga dan Komunitas Surabaya dalam Peringatan Hari Peduli Sampah Nasional

by Bagus Subekti



Ribuan warga Surabaya berbondong-bondong memeriahkan Hari Peduli Sampah Nasional yang dilaksanakan pada tanggal 21 Februari 2016. Kegiatan ini sebenarnya dilaksanakan hampir di seluruh kota dan kabupaten di Indonesia, serta diikuti oleh lebih dari 800 komunitas yang berpartisipasi di dalamnya. Surabaya menjadi salah satu kota yang menyelenggarakan kegiatan tersebut.

Dipusatkan di area Taman Bungkul dan car free day di jalan raya Darmo, kegiatan ini dipimpin langsung oleh walikota Surabaya Ibu Tri Rismaharini. Masyarakat Surabaya sangat antusias dalam melaksanakan kerja bakti nasional ini, tidak hanya warga kota saja yang ikut serta meramaikan kegiatan ini, beberapa anak sekolah dan sekumpulan anak-anak komunitas di Surabaya juga semangat berpartisipasi dalam memperingati Hari Peduli Sampah Nasional ini.




Salah satu komunitas yang cukup menarik perhatian dalam kegiatan kemarin adalah komunitas Cak dan Ning Surabaya. Komunitas yang satu ini tidak hanya berkeliling area car free day sambil memunguti sampah di jalan, tetapi juga mengkampanyekan aksi himbauan bagi masyarakat Surabaya untuk Diet kantong plastik. Nah loo, apa tuh diet kantong plastik? Jangan-jangan kalian baru denger juga ya? Hehe.




Seperti halnya kita ketahui, sampah plastik adalah sampah yang sulit untuk diurai. Sebagai informasi, dibutuhkan waktu 10 hingga 20 tahun untuk sampah kantong plastik bisa terurai dengan tanah. Maka dari itulah, mulai tanggal 21 Februaru 2016 kemarin, pemerintah Indonesia menetapkan bahwa kantong plastik di supermarket saat ini tidak gratis lagi. Uji coba ini akan dilaksanakan di 23 kota di Indonesia, termasuk Surabaya. Hal ini dimaksudkan agar masyarakat Indonesia bisa mengurangi pemakaian kantong plastik dalam kehidupan sehari-hari.

Hal inilah yang pada hari Minggu kemarin dikampanyekan oleh komunitas Cak dan Ning Surabaya. Mas-mas yang ganteng dan mbak-mbak yang cantik ini tidak segan untuk berkotor-kotor membersihkan sampah-sampah di jalanan kota Surabaya bersama komunitas-komunitas yang lain. Mereka melebur menjadi satu dengan warga kota Surabaya yang lain untuk serentak membersihkan jalanan kota Surabaya.

Comments (0)