November 5th, 2015

3 Langkah dalam Membangun Relationship dalam Komunitas

by Bagus Subekti

Image title

Komunitas terbangun karena adanya hubungan yang terkait antar anggota komunitas yang memiliki visi dan misi yang sama. Hubungan atau relationship yang baik akan memberi dampak positif terhadap kemajuan suatu komunitas. Perbedaan karakter dari tiap-tiap anggota bisa saja akan menimbulkan suatu permasalahan yang tidak terduga suatu hari nanti. Adanya perbedaan pendapat, egoisme, prinsip yang tidak sejalan merupakan beberapa contoh permasalahan yang timbul di antara anggota komunitas.

Kunci utama dalam membangun relationship yang baik dalam berkomunitas adalah trust. Trust atau kepercayaan dalam komunitas dapat dibangun secara sistematis. Sistematis dalam hal ini merupakan ketelitian dan pemikiran yang hati-hati dalam mengawali suatu langkah. Dengan cara yang sistematis ini pula, kita akan dapat memahami karakter tiap anggota kita dan menciptakan suasana yang kondusif dalam komunitas kita. Hal ini ke depannya akan memberi pengaruh positif dalam komunitas kita.

Berikut ini merupakan beberapa tips untuk membangun relationship dalam komunitas dari beberapa pakar seperti Glen Moriarty dari 7 Cups of Tea, Vanessa Di Mauro dari Leader Networks, dan Robin Dreeke dari FBI Behavioral Analysis Program.


1. Membangun trust melalui obrolan

Robin Dreeke memberikan beberapa strategi dalam membangun trust melalui suatu percakapan dalam berkomunitas.

  • Utamakan anggota dalam percakapan. Pelajari apa prioritas dan harapan mereka sebelum kita mencurahkan isi hati kita.

  • Singkirkan ego. Jangan hanya memikirkan diri kita sendiri.

  • Berikan para anggota waktu untuk berbicara.

  • Kedepankan kebutuhan anggota yang lain sebelum kebutuhanmu.

  • Mintalah pendapat dan saran dari anggota. Buat mereka merasa menjadi bagian dari kita.

Robin menyebut strateginya tersebut dengan LEAPS, yaitu :

Learn (pelajari karakter anggota)

Ego Suspend (singkirkan ego)

Allow Others to Talk (berikan anggota waktu untuk berbicara)

Place Others’ Needs First (utamakan anggota)

Seek Others’ Thought and Opinions (mintalah pendapat dan saran)

Image title

2. Take action untuk meningkatkan trust

Komitmen sangat diperlukan dalam berkomunitas. Tentunya komitmen dalam hal ini merupakan kesepakatan bersama dari seluruh anggota komunitas. Dengan terciptanya suatu komitmen, action yang diciptakan komunitas akan berjalan sesuai dengan harapan dan transparan. Dr. Glen Moriarty, founder dan CEO 7 Cups of Tea, memberikan strategi bagaimana seorang community manager membangun trust melalui action yang diciptakan yang oleh komunitasnya.

  • Manage sedemikian rupa segala ekspektasi dan batasan-batasan kita sebagai leader.

  • Berkomitmen dengan kesepakatan bersama.

  • Konsisten dalam action kita.

  • Tingkatkan tranparansi dan share informasi dengan bebas.

  • Menerima kesalahan.


3. Menciptakan suasana yang saling memotivasi dan saling percaya

Setelah kita membangun trust melalui action dan obrolan dalam komunitas, mulailah untuk memberi kepercayaan pada anggota. Vanessa Di Mauro, CEO dan Leader Networks mengatakan bahwa membangun social capital sangat diperlukan dalam hal ini. Social capital merupakan kumpulan informasi dan nilai-nilai penting yang terkumpul selama melakukan proses peningkatan trust dengan para anggota. Dengan mengaplikasikan social capital yang telah terkumpul, para anggota akan merasa bahwa mereka mendapatkan peran yang essential dalam perkembangan komunitas.

Image title

Dengan memberikan kepercayaan penuh terhadap anggota komunitas, akan menciptakan suasana saling mensupport satu sama lain. Hal ini otomatis menciptakan relationship yang positif dalam kehidupan komunitas tersebut. Yang harus sangat diingat yaitu, giving trust creates more trust.

Comments (0)