January 16th, 2016

10 Komunitas Pecinta Binatang yang Unik Di Surabaya (bagian 1)

by Bagus Subekti

Image title

Surabaya sebagai kota metropolitan di Indonesia seolah tidak pernah berhenti dari aktivitas hiruk pikuk warga kotanya, termasuk aktivitas pemuda-pemudi di kota ini yang semakin beraneka. Berkomunitas adalah salah satu kegiatan yang sering dilakukan oleh anak-anak di kota Surabaya. Berbagai macam komunitas komplit ada di kota ini. Dari yang bersifat menyalurkan hobi hingga ke arah mengembangkannya menjadi sebuah bisnis.

Salah satu jenis komunitas yang sedang populer di kota Surabaya saat ini yaitu komunitas pecinta binatang. Berbagai jenis hewan peliharaan dari yang sudah umum dipelihara hingga hewan-hewan peliharaan yang tidak umum bahkan sangat jarang untuk dijadikan peliharaan. Berikut ini merupakan 10 komunitas pecinta hewan di Surabaya bagian pertama yang memiliki keunikan akan hewan-hewan yang mereka pamerkan.


1. Surabaya Reptile atau komunitas pecinta reptile

Image title

Komunitas ini memiliki kecintaan pada hewan-hewan reptil. Memelihara hewan-hewan reptil di dalam rumah mungkin bukan sesuatu yang umum kita lihat karena kebanyakan dari hewan-hewan tersebut memiliki karakter liar dan buas. Surabaya Reptile hadir untuk menghapus image negatif tersebut. Terbentuk pada tanggal 15 Februari 2005, komunitas ini mewadahi para pecinta hewan reptil di kota Surabaya untuk memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai hewan-hewan reptil yang sebenarnya bisa menjadi sahabat manusia.

Koleksi reptil yang dimiliki oleh anggota Surabaya Reptile sangat beragam dari jenis ular seperti phyton, sanca kembang, patola, dan cornsnake hingga hewan-hewan lain seperti iguana, kura-kura Indian star, kura-kura Aldabra, biawak, gecko, dan masih banyak lagi. Setiap anggota dalam komunitas tersebut memiliki lebih dari satu hewan peliharaan, dan hewan-hewan tersebut harus disesuaikan dengan karakter si pemilik.

Image title

Sebagai komunitas yang peduli dengan dunia reptile, komunitas ini tidak hanya berusaha untuk memasyarakatkan hewan-hewan reptile tetapi juga memberikan edukasi kepada masyarakat bahwa hewan reptile seperti ular, kadal, biawak, dll bukanlah makhluk yang merugikan. Kegiatan nyata edukasi mereka yaitu dengan seringnya mereka melakukan kunjungan ke beberapa sekolah dari TK, SD, SMP, SMA, hingga Universitas di sekitar Surabaya dan Sidoarjo.


2. East Java T-Keeper

Image title

Komunitas ini bisa dibilang agak sedikit mengerikan karena hobi dari anggota komunitas ini adalah memelihara laba-laba dengan jenis tarantula. Jangankan tarantula, laba-laba biasa saja kita geli dan menakutkan untuk kita pegang. Hii..

Yang menarik, jumlah anggota dari komunitas ini ada 100 orang. Cukup banyak kan ? berarti minimal ada 100 tarantula (kalau misal 1 orang hanya punya 1 tarntula). Hii.. Jumlah mereka banyak, karena mereka berkembang bukan hanya di Surabaya saja, tapi hingga se-Jawa Timur.

Satu bulan sekali, mereka mengadakan gathering pada tanggal dan lokasi sesuai kesepakatan bersama. Untuk bulan Februari ini mereka akan adakan gathering di Food Garden Ciputra. Untuk tanggal menyusul.

Ketika gathering mereka akan berbagi ilmu tentang perawatan tarantula, membuat kontes enclo (nama untuk kandang tarantula) dan terkadang ada doorprize kecil-kecilan.

Seru kan ? Mau gabung atau tanya-tanya seputar kegiatan mereka ? Silahkan tanya saja dengan klik disini.


Baca juga : 10 Komunitas Jepang yang Paling Hits Di Jakarta


3. Surabaya Musang Lovers atau komunitas pecinta musang

Image title

Musang merupakan salah satu mamalia nokturnal yang biasa hidup di alam bebas dan jarang sekali dianggap sebagai binatang peliharaan, bahkan sering dianggap sebagai hama di area perkebunan. Surabaya Musang Lovers hadir untuk memperkenalkan dan mengakrabkan musang ke masyarakat luas.

Komunitas yang dibentuk 5 tahun yang lalu ini biasa melakukan gathering setiap Sabtu malam dan hari Minggu di area Taman Bungkul surabaya. Dengan gathering yang mereka lakukan ini diharapkan bahwa masyarakat bisa semakin memahami bahwa musang bukan hanya sekedar hama yang harus dibasmi, tapi juga bisa diperlakukan sebagai hewan peliharaan. Selain melakukan gathering rutin dengan para anggota, Surabaya Musang Lovers juga sering tampil dalam acara lomba musang, pameran, mendatangi perusahaan, dll. Untuk tahu lebih dalam tentang mereka klik di sini ya.


4. Sugar Glider Surabaya atau komunitas pecinta sugar glider

Image title

Apa di antara kalian ada yang belum tahu sugar glider? Atau bahkan belum pernah denger nama sugar glider? Sugar glider merupakan hewan sejenis marsupial yang mirip dengan tupai terbang. Di indonesia, binatang ini tersebar luas di kawasan Indonesia Timur. Di kota Surabaya, binatang ini sudah mulai populer beberapa tahun terakhir. Dan lebih tepatnya pada tanggal 12 September 2012, dibentuklah sebuah komunitas bernama Sugar Glider Surabaya (SGS), yang mana komunitas ini merupakan wadah bagi para pecinta hewan sugar glider.

Komunitas ini memiliki yang mulia untuk bisa mensosialisasikan sugar glider agar dikenal masyarakat sebagai hewan peliharaan bukan sebagai hama yang diburu. Selain itu mereka juga berniat mengembangkan sugar glider agar tidak punah di habitatnya. Komunitas ini melakukan gathering setiap Minggu pagi saat Car Free Day dan di hari Rabu malam di area Taman Bungkul Surabaya. Mau lebih kenal dengan mereka? Klik di sini aja.


5. KABHASURA atau komunitas burung hantu Surabaya

Image title

Burung hantu merupakan salah satu jenis burung karnivora yang bersifat nokturnal atau aktif di malam hari. Burung yang satu ini memang liar dan dikenal buas. Mendengar kata burung hantu, orang Indonesia selalu mengidentikannya dengan hal-hal yang mistis, padahal di Eropa burung ini merupakan simbol kebijaksanaan.

Atas dasar itulah dibentuk suatu komunitas pecinta burung hantu di kota Surabaya yang bernama KABHASURA atau Komunitas Burung Hantu Surabaya. Komunitas yang awalnya hanya beranggotakan 10 orang ini meresmikan komunitas mereka pada tanggal 3 Agustus 2013. Untuk bisa saling bertukar informasi mengenai perawatan burung hantu, mereka rutin melakukan gathering setiap Sabtu malam di area Taman Apsari Surabaya. Walaupun komunitas ini masih cukup baru, namun mereka cukup berhasil dalam mengembangkan komunitas mereka dengan memperkenalkan komunitas mereka di media masa seperti majalah Surabaya, radio Surabaya, bahkan NET TV, serta sering juga mereka mengikuti event-event dan pameran di kota Surabaya.


Mau tahu 5 komunitas seru lainnya ? bersambung ke 10 komunitas Pecinta Binatang yang Unik di Surabaya (bagian 2).

Comments (0)